Kamis, 18 Oktober 2012

Ciri Khusus Pada Tumbuhan

1. Kaktus : Kaktus memiliki bentuk beraneka macam. Ada yang berbulu seperti sikat atau batang berbintik-bintik besar. Ada juga yang berbentuk batang silinder. Tumbuhan kaktus dikelompokan ke dalam tumbuhan xerofit, karena hidup ditempat yang kering. Pada kondisi tandus, daun kaktus akan mengecil atau sama sekali tidak berdaun. Selain itu, batang kaktus juga tebal dan berlapis lilin. . Oleh karena itu, kaktus memiliki batang yang banyak mengandung air. Air tersebut berguna untuk cadangan di musim kering. Di samping itu, bentuk daun kaktus pun kecil, seringkali berbentuk duri. Dengan bentuk seperti itu, kaktus dapat mengurangi penguapan air dari dalam tubuh. Selain itu duri tersebut berguna sebagai pelindung diri. Akar kaktus umumnya panjang agar dapat mencari air sebanyak mungkin.

2. Teratai : Habitat teratai di air dan umumnya di kolam. Teratai memiliki ciri daun yang lebar dan tipis. Gunanya untuk memperbesar proses penguapan. Batangnya berongga dimaksudkan untuk jalan keluarnya udara agar tanaman teratai tetap mengapung di air. Batang yang berongga berisi udara.

3. Kantung Semar dan Venus : Ada beberapa tumbuhan di alam yang tidak dapat memenuhi semua kebutuhan unsur makanan yang diperlukan melalui akar. Tumbuhan yang mengalami hal tersebut adalah tumbuhan kantong semar dan tumbuhan kejora (Venus). Di habitat aslinya di daerah rawa yang jarang ada kandungan mineral nitrogen. Untuk mendapatkan nitrogen kantung semar memperolehnya dari serangga. Cara yang dilakukan, yaitu dengan menghasilkan cairan pada bagian daun untuk menarik perhatian serangga. Kantung semar dan venus adalah tanaman pemakan serangga atau disebut insektivora. Kantong semar memiliki kantong di bagian ujung daun. Kantong tersebut sebenarnya adalah ujung daun yang berubah bentuk. Fungsinya untuk menangkap hewan, terutama serangga. Kantong semar hanya mengandalkan kantongnya untuk mendapatkan makanan.

Pada waktu tertentu, bunga kantung semar mengeluarkan madu yang berbau menyengat. Bau tersebut berguna untuk menarik serangga. Pada kantong semar, serangga akan masuk ke dalam kantong dan terperangkap di dalamnya. Bagian dalam daun mengandung lapisan mirip lilin sehingga serangga terpeleset. Adapun pada tumbuhan kejora, serangga yang hinggap dan menyentuh ''lengan daun'' akan terperangkap karena daun akan menutup dengan cepat. Kemudian, serangga tersebut akan dicerna oleh cairan yang dihasilkan daun. Hal ini menunjukkan bahwa tanaman kantung semar dan venys beradaptasi untuk memperoleh makanan.
Pada salah satu daunnya berbentuk kantung dengan warna yang mencolok perhatian serangga untuk hinggap. Di dalam kantung ada lapisan yang lengket yang jika serangga masuk akan terpeleset dan tidak bisa keluar. Serangga tersebut akan dicerna kantung semar untuk memenuhi kebutuhan nitrogennya. Madu yang di keluarkan kantung semar disebut nektar.

4. Mawar. Duri pada batang adalah ciri khusus yang dimiliki oleh tanaman mawar. Gunanya untuk melindungi diri dari musuh. Bunga mawar akan menghasilkan buah yang dinamakan rose hips, dimana masing-masing putik akan menghasilkan buah tunggal.

5. Raflesia Arnoldi. Bunganya berbau bangkai alias busuk. Bau bunga ini untuk menarik perhatian lalat. Lalat diperlukan oleh tanaman ini untuk membantu penyerbukan.

6. Putri Malu
Tumbuhan putri malu banyak dijumpai tumbuh di tepi jalan. Tumbuhan putri malu mempunyai ciri khusus pada daunnya. Daun tumbuhan putri malu akan mengatup apabila tersentuh sesuatu. Tumbuhan putri malu juga memiliki duri sebagai alat untuk perlindungan diri. Hal ini menunjukkan bahwa putri malu beradaptasi terhadap rangsang sentuhan. Tumbuhan putri malu memiliki beberapa khasiat sebagai obat tradisional.

7. Bakau
Tumbuhan ini hidup di pinggiran pantai. Tumbuhan bakau memiliki akar tunjang untuk menopang tubuhnya agar tetap kokoh. Akar tunjang merupakan bentuk adaptasi tumbuhan bakau terhadap lingkungan pantai. Daun tunggal, terletak berhadapan, terkumpul di ujung ranting, dengan kuncup tertutup daun penumpu yang menggulung runcing
Helai daun eliptis, tebal licin serupa kulit, hijau atau hijau muda kekuningan, berujung runcing, bertangkai
Bunga berkelompok dalam payung tambahan yang bertangkai dan menggarpu di ketiak
Daun mahkota putih berambut atau gundul agak kekuningan, bergantung jenisnya
Buah berbentuk telur memanjang sampai mirip buah pir yang kecil, hijau coklat kotor.
Pohon bakau ditanam di tepi pantai sebagai pencegah abrasi. Pohon bakau juga memiliki banyak nama lain seperti tancang, tanjang (Jw.); tinjang (Md.); bangko (Bugis); kawoka (Timor), wako, jangkar dan lain-lain.

8.  Anggrek :  Seperti tanaman lainnya, tanaman anggrek juga terdiri atas akar, batang, daun, bunga dan buah. Perbedaan tanaman anggrek dengan tanaman lainnya terdapat pada bentuk bunganya.
Bunga pada tanaman anggrek umumnya memiliki tiga buah sepalum atau daun kelopak bunga. Satu buah sepalum yang terletak di punggung dinamakan daun kelopak punggung atau sepalum dorsal. Dua lainnya dinamakan daun kelopak samping atau sepala literalia. Daun mahkota atau petala pada tanaman anggrek berjumlah dua.Letak antara petala yakni berseling dengan sepala, dimana di antara kedua petala itu terdapat bagian yang dinamakan petalum atau bibir bunga. Pada pusat bunga terdapat suatu alat yang berfungsi sebagai alat kelamin jantan dan betina, yang menjadi satu bagian. Alat kelamin jantan dinamakan stemona atau benang sari, sedangkan alat kelamin betina dinamakan tangkai putik atau gynosteminum.
Tanaman anggrek juga dapat menghasilkan buah, tentunya setelah melewati masa persilangan. Setelah bunga diserbuki dan dibuahi, maka anta 3-9 bulan kemudian muncullah buah yang sudah tua.  Buah anggrek merupakan buah lentera. Artinya yakni buah akan pecah ketika matang. Bagian yang membuka adalah bagian tengahnya, bukan di ujung atau pangkal buahnya. Bentuk dan kematangan buah anggrek ini berbeda-beda setiap jenisnya.  

Akar anggrek berfungsi sebagai tempat menempelkan tubuh tanaman pada media tanamnya. Akar anggrek epifit memiliki lapisan velamen yang berongga, dimana lapisan ini berfungsi untuk memudahkan akar dalam menyerap air hujan yang jatuh di kulit pohon atau pada media tanam anggrek. Dibawah lapisan velamen terdapat lapisan yang mengandung klorofil. Akar anggrek epifit memiliki beberapa rambut pendek bahkan ada yang nyaris tak berambut. Pada anggrek terrestrial (jenis anggrek tanah),akarnya memiliki rambut yang cukup panjang dan rapat yang berfungsi untuk menyerap air dan zat organik yang ada di tanah.
Berdasarkan pola pertumbuhannya, tanaman anggrek dibedakan menjadi dua tipe, yakni tipe simpodial dan monopodial. Anggrek simpodial adalah anggrek yang tidak memiliki batang utama. Bunganya keluar dari ujung batang dan akan berbunga kembali pada pertumbuhan anakan atau tunas baru berikutnya. Hanya anggrek jenis Dendrobium yang berbunga lewat sisi-sisi batangnya. Contoh anggrek tipe simpodial antara lain Dendrobium, Cattleya, Oncidium, dan Cymbidium. Biasanya anggrek tipe simpodial ini bersifat epifit. Sedangkan untuk anggrek tipe monopodial adalah anggrek yang pertumbuhan batangnya lurus ke atas pada satu batang tanpa batas. Bunganya keluar dari sisi batang di antara dua ketiak daun. Contoh anggrek tipe monopodial ini antara lain Vanda, Arachnis, Renanthera, Phalaenopsis, dan Aerides.
Khusus untuk anggrek Phalaenopsis amabilis, memiliki bentuk akar non berambut dan termasuk anggrek epifit, berbatang monopodial, bentuk daun bertunggangan dan memiliki bunga yang kecil dan unik (Hadi Iswanto, 2002).

Soal dan Pembahasan :

1. Cara adaptasi kaktus terhadap lingkungan gurun pasir berupa……….

2. Daun lebar dan tipis pada teratai berfungsi untuk…………………………..

3. Tujuan kantung semar menangkap serangga adalah memenuhi kebutuhan zat….

4. Daun pada kaktus berubah bentuk menjadi duri bertujuan untuk….

5. Kemampuan diri menyesuaikan dengan lingkungannya disebut….

Jawaban/Pembahasan :
Daunnya berbentuk duri
Memperbesar proses penguapan
Nitrogen
Mengurangi penguapan
Adaptasi 

sumber :
http://trazo212.wordpress.com
http://mastugino.blogspot.com/2012/07/ciri-khusus-tumbuhan.html
http://matematikacerdas.wordpress.com/2010/01/10/ciri-khusus-anggrek/


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Yuk Baca!

Yuk Baca!
Aktivitas di pos baca girli