Rabu, 08 Juli 2015

BYE... AULIA...!!!

"Hahaha!"
Aku asyik bercanda dengan sahabatku, Aulia. Saat aku sedang asyik bermain, tiba-tiba Mama memanggilku. "Nawa...!" panggil Mama.
"Dah ya Au...besok lagi kita main nya. Bye..." seru ku sambil melambaikan tangan. "Bye.." ucap Aulia.
***
Aku pun menghampiri Mama yang sedang mengetik.
"Ada apa Ma?" tanyaku, "Tolong belikan Mama tinta printer di toko Kak Fessa ya" ucap Mama sambil menyodorkan uang 40.000 rupiah.
"Okey"
Aku pun pergi ke toko Kak Fessa, yang menjual ATK (Alat Tulis Kantor) dan lainnya.
***
"Kak Fessa..." panggilku,
"Iya, sebentar!" seru Kak Fessa.
Aku pun menunggu Kak Fessa sambil melihat-lihat.
Tak lama, Kak Fessa datang, "Ada apa Naw?",tanya nya.
"Kak, beli tinta untuk printer ada?" tanyaku, "Mm..ada...tunggu sebentar ya, Kakak cari dulu di dalam", ucap Kak Fessa, aku hanya mengangguk.
Tak lama, datanglah Kak Fessa dengan membawa tinta printer. "Nih Naw. Stock nya tinggal ini saja", Kak Fessa menyodorkan tinta printer kepada ku. "Berapa harganya Kak?" , tanyaku,
"35.000 rupiah." jawab Kak Fessa. Aku pun memberikan uang sebesar 40.000 rupiah kepada Kak Fessa. "Nih kembaliannya...", Kak Fessa memberikan uang kembalian kepada ku sebesar 5.000 rupiah dong!
"Tidak di plastik Naw?" tanya Kak Fessa, "Alah...Tak usah lah Kak" jawab ku sambil lari. Hehehe...
***
Sesampainya di rumah,,,
"Nih Ma, tintanya. O iya, ini uang kembaliannya." ucapku sambil menyodorkan uang 5000 rupiah ke Mama. "Terimakasih Nawa... Sekarang kamu mandi gih... Sudah sore ini" ucap Mama lembut.
"Oke..."
***
Aku pun mengambil handukku di kamar. Lalu segera mandi.
"Byur...byur...Ah...Segarnya..."
Aku mandi dulu ya! Agar tidak bau..!
Hehehe...
***
Setelah mandi, aku segera berpakaian. Aku memakai baju tidur bergambar permen loli , berwarna hijau.
Sehabis mandi, aku menyisir rambutku. Karena masih basah, rambutku tidak ku ikat.
Aku pun langsung menonton kartun kesukaan ku di sebuah acara Televisi.
Saat aku sedang asyik menontok TV, Papa memanggilku.
"Nawa...Sini Nak!" ,
" Iya Pa...", aku segera menghampiri Papa yang suaranya berada di ruang tamu. Ku lihat, Mama juga ada disitu. Sepertinya, Papa ingin merundingkan sesuatu.
"Mm..ada apa Pa?" tanyaku.
"Sebenarnya...Mmmm...Tapi kamu harus kuat menerimanya ya Naw...." ucap Mama lembut. "Iya...Memang sebenarnya ada apa?" tanyaku penasaran.
"Begini... Papa akan bekerja di Turki..." , saat Papa memulai pembicaraannya, aku memotong pembicaraan , "Apa? Papa ingin meninggalkan Nawa dan Mama sendiri? Nawa tidak setuju Pa..!" ,
"Sstt... Nawa! Dengar dulu! Papa ingin ngomong tuh!" ucap Mama sedikit marah. Aku pun terdiam.
"Karna Papa ingin bekerja di Turki,, jadi Papa ingin... Kita semua pindah ke Turki..." ucap Papa. Aku pun terkejut. Aku mulai meneteskan air mata. "Huhuhu... Tidak bisa Pa.. Apakah Papa tidak ada pilihan lain?" tanyaku sambil terisak. "No...hanya itu pilihan kita. Apa kamu mau, kalau Papa hanya pulang setahun sekali?" tanya Mama. Aku pun hanya menggelengkan kepala. "Iya Nak...hanya itu pilihan kita. Itu adalah pilihan terbaik. Pekerjaan itu susah didapat. Bahkan ada yang menjadi pengangguran. Apa Nawa mau, kalau Papa menjadi pengangguran dan tidak bisa menafkahi keluarga?" tanya Papa. Aku hanya menggeleng sedih. 2 hari lagi kita akan pindah. Jadi, tolong kemasi barang-barang mu ya Nak..." ucap Mama. Aku hanya mengangguk. Aku segera pergi ke kamar, membereskan baju-baju ku, buku-buku ku, pokoknya peralatan aku deh!
Aku juga membuat gelang manik-manik untuk kenang-kenangan Aulia, sahabat ku yang paling baik. Gelang manik-manik ini ku buat dua. Satu untukku, satunya lagi untuk Aulia. Gelang ini sangat spesial.
***
"Ukh...akhirnya, selesai juga beres-beres nya. Dan buat gelang manik-manik nya. Besok hari Senin, kata Mama, besok aku tidak usah sekolah. Aku harus membereskan barang-barang di rumahku.
Ku lihat jam, "Hah!!Sudah pukul 21.50??"
Sebaiknya, aku segera tidur!
*****
Kriing...kring....
Alarm ku berbunyi keras. Tepat pukul 05.00 pagi.
"Hoam...aku masih mengantuk.."
Yah... gimana tidak ngantuk, aku saja tidurnya pukul 21.50!!
Aku pun menjutkan tidurku kembali. Yah hanya se-jam.
Tepat pukul 06.00 pagi aku bangun. Segera aku mandi, dan sarapan.
**
"Loh, Nawa, kamu baru bangun ya?" tebak Mama. "Iya nih Ma..." ucapku masih lemas.
"Memangnya semalam kamu tidur pukul berapa?" tanya Papa, "Pukul 21.30 malam." jawabku.
Mama hanya menggelengkan kepalanya, sambil menyiapkan sarapan ku.
Aku pun makan dengan lahap, lalu membantu Mama mengemas barang-barang untuk kepindahan. Sedangkan Papa mengatur surat surat sertifikat rumah dan lainnya.
"Ukh.. akhirnya selesai juga beres-beres nya..." ucap ku lega , tapi dengan perasaan sedih.
Sekarang, tepat pukul 13.30, Aulia pasti sudah pulang sekolah.
Aku ingin memberikan gelang manik-manik nya besok saja, pikirku.
Tepat pukul 16.30 sore, aku sudah mandi. Aku pamit dengan Mama, kalau aku ingin ke rumah Aulia. Mama mengizinkannya.
***
"Aulia..."
Aku pun memanggil Aulia dengan mata berkaca-kaca. Aku ingin, hari ini aku bisa tertawa bahagia bersama Aulia.
Aulia pun datang.
"Eh Nawa...Masuk Naw...Aku lagi buat kue nih..Spesial buatmu..." ucap Aulia sambil menyodorkan kue coklat. Aku pun menyantap nya bersama Aulia.
Setelah makan kue, aku mulai bercerita kepada Aulia, kalau aku besok segera pindah.
"Aulia...Aku ingin bercerita kepada mu, kalau....be...besok...aku...akan segera...meninggalkanmu dan juga tanah air kita.",ucap ku sambil meneteskan air mata.
Aulia yang terkejut mendengarnya, langsung menangis, "Hah...jadi besok ka...kamu Naw...akan..." ucapan Aulia terputus, "Pindah" lanjutku.
"Huhuhu...tapi, kamu ingin pindah kemana Naw?" tanya Aulia sambil menangis,,
"Ke Turki Au..Papa ku bekerja di sana" jawab ku sambil terisak.
"Sudah ya Au...Aku kesini hanya ingin menyampaikan kabar ini..." ucapku langsung pergi. Ku lihat mata Aulia yang terlihat sangat sedih.
***
Kring...kring...
Hari Selasa, hari kepindahanku.
Aku segera mandi dan sarapan.
Kata Papa, sebentar lagi kami akan berangkat.
Aku cepat-cepat sarapan, lalu minta izin kepada Papa untuk menemui Aulia sebentar.
Ku cepat berlari ke rumah Aulia.
Ku lihat, Aulia yang sudah berseragam. Aku pun mengucapkan kalimat terakhirku pada Aulia.
"Aulia, mungkin kita bisa bertemu lagi pada hari yang menyenangkan ya.
Aku juga ada gelang persahabatan.
Bye Aulia......!!" ucapku sambil berlari. Tidak lupa ku beri ia gelang persahabatan buatan ku.
"Bye Aulia....!!"
~~~~~TAMAT~~~~~

Nama lengkap : Fadiah Khairina Firamadania
Nama panggilan : Fira
Nama Fb : Fadiah Khairina Firamadania
Kelas : 5
Umur : 10 tahun

Fadiah ini pemenang juara 2 lomba Event GOA (Group of Author) di facebook. Selamat ya, Fadiah!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Yuk Baca!

Yuk Baca!
Aktivitas di pos baca girli